CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi. Tampilkan semua postingan

November 10, 2012

Bidang Akuntansi


Pagii readers udah pada mandi belum nih
Author akan mengeshare mengenai bidang-bidang dalam akuntansi. Check this out Readers….
Bidang-Bidang Dalam Akuntansi
Perkembangan dunia usaha menyebabkan berkembangnya spesialisasi di bidang akuntansi. Semakin berkembangnya dunia usaha menyebabkan masalah yang dihadapi oleh manajemen akan lebih kompleks. Maka dari itu diperlukan akuntan pembantu yang mengusai dibidangnya.
Bidang spealisasi akuntansi meliputi :
1.       Akuntansi keuangan
Akuntansi keuangan adalah kegiatan akuntansi yang berhubungan dengan transaksi keuangan khusus yang menyangkut perubahan aktiva. Kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Akuntansi keuangan memiliki tujuan yaitu untuk menyusun laporan keuangan yang digunakan oleh pihak internal maupun eksternal.
2.      Akuntansi Biaya
Akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan transaksi yang menyangkut pengeluaran biaya untuk produksi atau pembuatan produk. Tujuan dari akuntansi biaya adalah untuk menyusun laporan biaya produksi.
3.     Akuntansi Manajemen
Akuntansi Manajemen adalah bidang spesialisasi akuntansi yang menangani pengumpulan dan pengolahan data biaya yang relevan dengan keputusan yang akan diambil manajemen, baik dalam aktivitas sehari-hari perusahaan maupun keputusan yang sifatnya khusus. Tujuan dari Akuntansi ini adalah membantu manajemen baik tingkat atas maupun tingkat menengah.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kegunaan Akuntansi


Dalam kegiatan Akuntansi laporan keuangan merupakan laporan yang dicari oleh pihak internal maupun eksternal. Laporan keuangan juga dapat menjadi pertimbangan manajemen dalam pengambilan keputusan. Berikut adalah pihak yang berkepentingan terhadap informasi akuntansi :
1.        Manajemen
Pihak manajemen menggunakan informasi akuntansi sebagai alat penilaian pelaksanaan rencana operasi dan untuk penyusunan operasi dimasa yang akan datang. Informasi akuntansi dapat juga berbentuk laporan laba rugi yang digunakan sebagai bukti pertanggungjawaban kepada pihak lain ( kreditor, investor, dll ).
2.      Para investor sebagai penanaman modal dalam perusahaan
Para investor mengguankan informasi akuntansi sebagai alat untuk menilai apakah investasinya menguntungkan. Jika menguntungkan tidak akan ditarik namun jika merugikan akan ditarik.
3.      Para kreditor sebagai pihak pemberi pinjaman
Para kriditor menggunakan informasi keuangan sebagai alat untuk apakah perusahaan bersangkutan memiliki kemampuan untuk mengembalikan pinjaman pada saat jatuh tempo pembayarannya.
4.      Instansi pemerintah
Instansi pemerintah menggunakan informasi akuntansi untuk kepentingan pengawasan keuangan perusahaan yang menjual sahamnya melalui pasar modal. 
Thank’ s for read
Source : my notes and reference ( accounting book Hendri Soemantrie ); 2009

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

November 06, 2012

Pertukaran Aktiva Tidak sejenis


Dalam pertukaran aktiva tidak sejenis apabila dalam pertukaran tersebut timbul laba/rugi keduanya tidak diakui.
Contoh soal :
Sebuah truk dengan harga perolehan Rp 100.000.000,00 telah disusutkan sebesar Rp 70.000.000,00 pada tanggal 5 Juni 2012 truk tersebut akan ditukar dengan sebuah bus, dengan harga Rp 150.000.000,00.
Buatlah jurnal jika dalam pertukaran tersebut perusahaan :
a.       Menambah uang tunai sebesar 130.000.000,00.
b.      Menambah uang tunai Rp 115.000.000,00.
Jawab :
Perhitungan a
Harga beli bus baru                                                 Rp 150.000.000,00
Harga mesin lama             Rp 100.000.000,00
Penyusutan                       (Rp 70.000.000,00)
Nilai buku mesin lama                                   (Rp 30.000.000,00)
Selisih nilai Buku                                          Rp 120.000.000,00
Tambahan uang tunai                                     (Rp 130.000.000,00)
Rugi pertukaran mesin                                   Rp  10.000.000,00
Jurnalnya :
Bus ( baru )                      Rp 150.000.000,00
Akm. Peny. truk                Rp 70.000.000,00
Rugi pertukaran               Rp 10.000.000,00
          Truk ( lama )                                       Rp 100.000.000,00
          Kas                                           Rp 130.000.000,00
Perhitungan b :
Harga beli bus baru                                                Rp 150.000.000,00
Harga mesin lama             Rp 100.000.000,00
Penyusutan                       (Rp 70.000.000,00)
Nilai buku mesin lama                                   (Rp 30.000.000,00)
Selisih nilai Buku                                          Rp 120.000.000,00
Tambahan uang tunai                                     (Rp 115.000.000,00)
Laba pertukaran mesin                                   Rp  5.000.000,00
Jurnalnya :
Bus ( baru )                      Rp 150.000.000,00
Akm. Peny. truk                Rp  70.000.000,00
          Rugi pertukaran                         Rp  5.000.000,00
          Truk ( lama )                                       Rp 100.000.000,00
          Kas                                           Rp 115.000.000,00
Sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat…




Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyusutan Metode Hasil Produksi dan Jam Kerja


Metode Hasil Produksi
Dalam metode satuan hasil produksi suatu aktiva ditaksir dalam jumlah unit produksi, dan beban penyusutan dihitung dengan dasar satuan hasil produksi.
Rumus penyusutan perunit produksi dihitung dengan :
Harga Perolehan – Nilai Sisa
Taksiran produksi selama umur ekonomis

Sedangkan Beban Penyusutan tiap tahun dihitung dengan rumus :
Jumlah produksi sesungguhnya x tarif penyusutan tiap unit produksi
           
Atau = Jumlah produksi sesungguhnya selama 1 tahun x Harga perolehan nilai sisa
          Taksiran produksi selama umur ekonomis
Contoh :
Sebuah mesin dibeli dengan harga Rp 24.000.000,00. Nilai residu ditaksir Rp 4.000.000,00. Taksiran umur ekonomis 4.000.000 unit produksi. Selama tahun 2011 produksi yang dihasilkan 600.00 unit dan tahun 2012 sebanyak 800.000 unit
Hitunglah beban penyusutan tahun 2011 dan 2012
Jawab :
Tarif penyusutan perunit = Rp 24.000.000,00 – Rp 4.000.000,00
                                      4.000.0000
                             = Rp 5,00
Beban Penyusutan : Tahun 2011 = 600.000 unit x Rp 5,00
                                   = Rp 3.000.000,00
                      Tahun 2012 = 800.000 unit x Rp 5,00
                                   = Rp 4.000.000,00

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pertukaran Aktiva Sejenis


Tentunya Readers sudah tahu semua bahwa jika terjadi laba maka tidak diakui ( tidak dibuat jurnal ) sedangkan jika timbul rugi akan dibuat jurnal ( diakui )
Pertama Author akan memberikan contoh untuk pertukaran aktiva sejenis.
Contoh soal : Sebuah mesin dibeli pada bulan Januari 2011 seharga Rp 42.000.000,00. Sampai dengan tanggal 31/12 2011 telah disusutkan sebesar Rp 32.000.000,00. Pada tanggal 17 Januari 2012 ditukar dengan mesin baru yang sejenis, dengan harga Rp 60.000.000,00. Perusahaan mengeluarkan tambahan uang tunai senilai Rp 55.000.000,00.  Buat jurnalnya !

Jawab :
Harga beli mesin baru                                    Rp 60.000.000,00
Harga mesin lama             Rp 42.000.000,00
Penyusutan                       (Rp 32.000.000,00)
Nilai buku mesin lama                                   (Rp 10.000.000,00)
Selisih nilai Buku                                          Rp 50.000.000,00
Tambahan uang tunai                                     (Rp 55.000.000,00)
Rugi pertukaran mesin                                   Rp  5.000.000,00
Jurnalnya :
Mesin ( baru )                           Rp 60.000.000,00
Akm. Peny. Mesin             Rp 32.000.000,00
Rugi pertukaran               Rp  5.000.000,00
          Mesin ( lama )                                     Rp 42.000.000,00
          Kas                                                     Rp 55.000.000,00

Thank’s for reads…………………bye~~~~




Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penghentian Pemakaian Suatu Aktiva Tetap


Jika aktiva tetap yang sudah kurang bermanfaat lagi karena telah habis umur ekonomisnya atau tidak layak lagi untuk dipakai lagi. Atau sudah ketinggalan zaman karena muncul mesin-mesin baru yang lebih canggih atau mesin yang dapat memproduksi barang yang mutunya lebih baik.
Jika suatu aktiva sudah tidak terpakai lagi aktiva tersebut harus dihentikan pemakaiannya dengan cara : dibuang, dijual, atau ditukar dengan aktiva baru.
1.      Jika aktiva tersebut dibuang atau disingkirkan maka perusahaan perlu membuat jurnal yaitu sebagai berikut :
-      Ketika umur ekonomisnya telah habis
Akumulasi Penyusutan Kendaraan          xxx
                   Kendaraan                                  xxx
-      Ketika umur ekonomisnya belum habis ( menimbulkan kerugian )
Akum. Peny. Kendaraan               xxx
Rugi krn dibuang             xxx
                   Kendaraan                        xxx
2.      Dijual
Dalam penjualan aktiva tetap memungkinkan timbulnya laba atau rugi.
ü  Jika timbul laba
Kas                                xxx
Akm. Peny. Mesin                     xxx
Laba Penjualan Aktiva Tetap     xxx
                  Mesin                              xxx
ü  Jika timbul kerugian
Kas                                xxx
Akm. Peny. Mesin           xxx
Rugi Penjualan Aktiva Tetap       xxx
                  Mesin                              xxx
3.      Ditukar
Pertukaran aktiva juga akan menimbulkan rugi ataupun laba bagi perusahaan.
ü  Jika rugi
Kendraan ( baru ) xxx
Akm. Peny. Kendaraan      xxx
Rugi Penjualan                xxx
                  Kas                        xxx
                  Kendaraan ( lama )   xxx
ü  Jika timbul laba
Kendaraan ( baru ) xxx
Akm. Peny. Kendaraan      xxx
                  Laba pertukaran               xxx
Kas                     xxx
Kendaraan ( lama )         xxx
Source : my notes when I’m studying Accounting.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menghitung Laba Rugi Aktiva Tetap


Selamat malam Readers Author lagi kurang kerjaan nih malem-malam malah posting. Kali ini Author akan posting tentang “Mengitung Laba atau Rugi dalam pertukaran aktiva tetap )
Dalam pertukaran aktiva tetap memungkinkan adanya laba atau rugi pertukaran. Adapun keterangan lebih lanjut ada dibawah ini.
-      Apabila aktiva tetap ditukar dengan aktiva tetap yang sejenis, maka laba atas pertukaran tidak diakui, sedangkan jika rugi atas pertukaran harus diakui.
-      Apabila aktiva tetap ditukar dengan aktiva tetap lain yang tidak sejenis, maka laba atau rugi pertukaran harus diakui.
Perhitungan laba atau rugi dalam pertukaran aktiva tetap.
Harga kendaraan baru                           xxx
          Harga Perolehan               xxx
          Akm. Penyusutan              xxx
          Nilai buku                                (xxx)
Selisih nilai buku                                 xxx
Tambahan kas                                      (xxx)
Laba atau Rugi

-      Jika lebih besar tambahan kas nya maka rugi sedangkan jika tambahan kas nya lebih sedikit berarti laba.

Thanks for reads………..

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pencatatan Penerbitan Obligasi


Dalam Pencatatan Penerbitan Obligasi ada 2 metode yaitu :
-      Yang dicatat hanya obligasi yang dicatat
-      Yang dicatat adalah obligasi yang sudah dan belum dijual
3 alternatif penerbitan obligasi atau penjualan obligasi :
-      Harga jual lebih tinggi dari nilai nominal ( diatas pari )
-      Harga jual sama dengan nilai nominal ( pari )
-      Harga jual lebih rendah dari pada nilai nominal ( dibawah pari )
Contoh soal :
Pada tanggal 01 januari 2012 PT. Allathanshiida menerbitkan 1.000 lembar obligasi  12% nominal obligasi perlemabar Rp 100.000,00. Bunga dibayar tiap tanggal 01/01 dan 01/07. Pada tanggal 01/01 2012 terjual 600 lembar dengan harga kurs 102. Pada tanggal 05/07 2012 terjual 300 lembar obligasi 12%. Harga kurs 97%. Jangka waktu 5 tahun. Buat jurnal tanggal 01/01 2012, 05/07 2012. Jika obligasi dicatat sebagai yang terjual dan yang tidak terjual.
Jawab :
01/01 2012
600 x 102% x Rp 100.000,00 = Rp 61.200.000,00
Jurnalnya :
Kas                                 Rp 61.200.000,00
          Hutang Obligasi                                  Rp 60.000.000,00
          Agio Obligasi                                      Rp  1.200.000,00
05/07 2012
300 x 97% x Rp 100.000,00 = Rp 29.100.000,00
Jurnalnya :
Kas                                 Rp 29.100.000.000
Disagio Obligasi                        Rp    900.000,00
          Hutang Obligasi                                  Rp 30.000.000,00
-      31/12 2012 ( amortisasi obligasi ) 1thn=12 bln,5thn=60 bln ( Agio )
Rp  1.200.000,00 : 60 bln = Rp 20.000,00
Rp 20.000,00 x 12 bln = Rp 240.000,00 ( 01/01 2012 – 31/12 2012 )
Agio Obligasi                  Rp 240.000,00
                   Beban Bunga                              Rp 240.000,00
-      31/12 2012 ( Disagio )
Rp 900.000,00 : 60 bln = Rp 15.000,00
Rp 15.000,00 x 6 bln = Rp 90.000,00 ( 01/07 2012 – 31/12 2012 )
Beban Bunga                    Rp 90.000,00
                   Disagio                                     Rp 90.000,00
-      Mencatat pembayaran bunga /6 bulan ( Agio )
Rp 60.000.000,00 x 12% = Rp 7.200.000,00 : 6/12
                                      = Rp 3.600.000,00
Jurnalnya :
Beban Bunga          Rp 3.600.000,00
                   Kas                                 Rp 3.600.000,00
Source : my Accounting book

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
 
Copyright© All Rights Reserved rainnbowsky.blogspot.com